Tampilkan postingan dengan label PELATIHAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PELATIHAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2013

In Service Training (IST)

Fasilitator Teknik dan Kader Teknis Dalam Rangka Training Need Assessment Modul Kader Teknis dan Analisis Masalah




pnpmbangkalan.blogspot.com, Socah – Regional Management Consultant (RMC) Wilayah IV yang membawahi Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selaku supervisior fasilitator PNPM, pada Jumat 23 Agustus 2013  Ir. Ichsan Hadjar (Spesialis Infrastruktur) mengunjungi lokasi PNPM Kabupaten Bangkalan tepatnya di kecamatan Socah.

Maksud dari kunjungan ini adalah dalam rangka umpan balik modul pelatihan Kader Teknik. hPeserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalag perwakilan Fasilitator teknik dari 10 kecamatan dan perwakilan kader teknik di kecamatan Socah. Difasilitasi oleh specialist infrastruktur yang didampingi oleh Fasilitator Teknik Kabupaten Bangkalan - Ratna paramita, ST -  dan asisten Fasilitator Teknik Kabupaten Bangkalan.

Rabu, 24 Juli 2013

PENYEGARAN FK & FT

Catatan Sebuah Pelatihan di Penghujung Tahun 


Surabaya - Dipenghujung tahun 2012 seluruh barisan fasilitator yang peduli dengan rumah tangga miskin yaitu sebanyak 1.168 orang  yang terdiri dari 276 fasilitator perempuan atau sebesar 24% dan 892 fasilitator laki - laki atau sebesar 76% yang tergabung kedalam PNPM Mandiri Perdesaan dan Generasi Sehat Cerdas (GSC) sudah kelar mengikuti Pelatihan Penyegaran bagi Fasilitator Kecamatan dan Fasilitator Teknik di 29 Kabupaten se Jawa Timur.  Pelatihan ini sebagai tindak lanjut dari hasil TOT yang sudah diberikan kepada Fasilitator Kabupaten pada pertengahan November 2012 lalu di Solo Jawa Tengah.
Ternyata laki-laki masih dominan menjadi Fasilitator di PNPM MP & GSC Jawa Timur

Selasa, 23 Juli 2013

PELATIHAN PENGAWAS & ADVOKASI

Jangan Jadikan Masalah Sebagai "aib" Pemberdayaan

Ir. Wiwik Dwikorawati, M.Si sebagai Fasilitator Kabupaten Bangkalan,
saa
t menyampaikan pembekalan

RBM kembali menggelar pelatihan yang sangat penting bagi keberlangsungan program PNPM MP yakni Pelatihan Community Base Monitoring atau Pelatihan Manajemen Pengawasan Berbasis Masyarakat dan Pelatihan Avokasi di Gedung PKPRI Bangkalan pada tangal 16-17 januari 2012.
Kedua pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku-pelaku tingkat kecamatan dalam mengembangkan strategi pengawasan program yang partisipatif serta strategi-strategi penanganan masalah.
Pelatihan ini melibatkan peserta sebanyak 51 orang dari delegasi masing-masing kecamatan 3 orang dari unsur BKAD, PL dan Masyarakat. Untuk menghasilkan output yang diharapkan, beberapamateri diberikan diantaranya titik kritis pelaksanaan program mulai perencanaan, pelaksanaan dan pelestarianya, serta strategi penanganan masalah baik litigasi maupun non litigasi.

TRAINING FOR TRAINER

Pasca Pelatihan, TPM Harus Berperan Aktif di Kecamatan

Ratna Paramita, ST, dengan mantap menyampaikan materi kepada peserta pelatihan

Salah satu aspek penting dalam pemberdayaan adalah peningkatan kapasitas pelaku. Melalui pelatihan Tim Pelatih Masyarakat (TPM), PNPM Mandiri Perdesaan memproyeksikan pelaku-pelaku tingkat kecamatan yang mampu memfasilitasi pelatihan-pelatihan masyarakat di wilayahnya.
Menurut Ketua Pokja RBM Bangkalan, Moh. Sahuri, bahwa Kegiatan pelatihan untuk TPM ini merupakan satu dari empat paket kegiatan yang dikelola oleh dalam wadah Ruang belajar Masyarakat (RBM).
“Peserta diharapkan mampu memahami bagaimana mendesain sebuah kegiatan pelatihan, menyusun kebutuhan, merumuskan output pelatihan sekaligus merancang tindak lanjut pasca pelatihan,” lanjut Sahuri yang juga menjadi Ketua BKAD Kecamatan Blega ini pada cakra.
Berbagai materi terkait meningkatkan kemampuan TPM diberikan, meliputi 1. Ketrampilan dasar fasilitasi, 2. Mendesain pelatiahan, 3. Bina Suasana, 4. Praktek Fasilitasi dan mendesain alur pelatihan.
Pelatihan yang diselenggarakan di Hotel Tanjung, Prigen – Pasuran pada tanggal 26-27 November 2012 ini melibatkan 51 peserta yang terdiri dari 3 orang masing-masing kecamatan.
“yang terpenting dari pelatihan ini adalah tindak lanjut pasca pelatihan, artinya masing-masing TPM harus terlibat aktif dalam setiap pelatihan masyarakat di masing-masing kecamatannya,” terang Ratna Paramita, salah satu pelatih yang juga Fasilitator Teknik Kabupaten Bangkalan usai memberikan materi.

Menurut Anda Usulan Yang Dibutuhkan Masyarakat Bangkalan Melalui PNPM?